Imogiri .. i can't imagine that i finally go there ... i thought ... it's good opportunity .. i was really there actually .. i don't know why i can be there at that night .. midnight ... everythings are without any plan or expectation.
Imogiri is a small village or a place where all the Javanese 'king' and there families to be buried .. so they called the grave for Javanese king. If someone will visit the grave, we have to wear a special costume for men and women. For a men, they have to wear beskap (special costume from Java), and for women, we have to wear kemben or dodot (also special costume for Javanese women).
At that night, i also have to wear the costume ... We visit the late Sultan Agung grave .. that's the first time i got opportunity to follow all rituals and went inside the 'cungkup'. I stayed and prayed inside for about 45 minutes ... very impress moment ... hopefully i can have another chance to come again ...
Saturday, February 7, 2009
Saturday, January 24, 2009
ROAD SHOW - SEPANJANG JATENG
Dalam rangka tergabung dalam tim kampanye anggota DPD Dewan Perwakilan Daerah) - Poppy S Dharsono utk wilayah pemilihan Jateng dengan misi yang akan diperjuangankan ialah Pemberdayaan Perempuan dan memajukan sektor industri kecil.
Pemberhentian pertama daerah Pemalang (bermalam di hotel Luas Indah) - disuguhi sukun goreng yang enak sekali, dari situ daerah yang dijangkau; Brebes, Tegal kota dan kabupaten. Keesokan harinya, Pekalongan kota dan kabupaten, singgah di pabrik pemintalan benang terbesar Pisma Textile, Batang lalu langsung ke Semarang (bermalam di hotel Santika).
Dengan pengawalan rombongan menuju Demak - disempatkan ziarah ke makam R. Fatah, lalu ke Kudus - bertemu jaringan APTR, berziarah ke makam Sunan Kudus (alhamdulillah diberi kesempatan masuk dalam cungkup makam), setelah itu makan duren dipelataran Mesjid Menara Kudus .. duren jepara terkenal lezat dan manis. Berkesempatan juga singgah di kediaman pemilik pabrik rokok Jambol Bol, Kudus.
Disempatkan ke Jogja meskipun hanya satu malam ...
Thursday, January 22, 2009
TO BE CONTINUED
Alas Purwo, dikenal oleh masyarakat sebagai sebuah tempat ritual khusus. Tempatnya di ujung pulau Jawa, di daerah Banyuwangi. Ritual yg biasa dilakukan ialah dengan bersemedi atau bertapa. Ada beberapa kuil Hindu Bali di sana. Tempatnya sendiri sangat indah karena dari ketinggian hutan itu kita bisa memandang dan mendengar deburan ombak laut selatan. Sangat hening .. tidak heran kalau banyak orang melakukan ritual di sana. Karena daerah bebatuan kapur. jadi juga terdapat banyak gua2 ...
Wednesday, January 21, 2009
ANNIVERSARY - 11 JANUARI 2009
(Meskipun sudah berlalu, baru sempat posting)
Life is like a book, everyday has a new page, also a new chapter with an adventures to tell, a lessons to learn and also a tales on good or bad deeds to remember.
A new beginning is here, a new page or chapter of our journey is starting again, new hopes will appear, new exciting things will come, new goals will be achieved.
May this coming year will be full filled and blessed with endless happiness, prime health, extraordinary friends, successfully career and love.
Di tengah hutan 'ALAS PURWO' Banyuwangi, kami mengenang 29 tahun lalu. Tanpa bersiapan dan ekspektasi berlebih, tahu2 ada 'surprise' party dari kawan-kawan di Banyuwangi, terimakasih banyak pada H. Suyadi, Aji Barata, Arif, Ribut dan semuanya ...
Mudah2an jadi awal yang baik dan terindah ....
GOD BLESS TO US ...
Wednesday, December 31, 2008
SONGSONG TAHUN DENGAN LEBIH BAIK
Sebelum dilahirkan ke dunia, manusia membuat perjanjian dengan Allah SWT yang menciptakannya, bahwa ia akan hidup di dunia dan mengabdi kepada-Nya. Ia bersedia memegang amanah sebagai khalifah di muka bumi. Namun banyak manusia lupa akan ikrar tersebut dan berjalan jauh dari tuntunanNya. Dan kita semua tentu akan dimintai pertanggungjawaban atas semua perbuatan kita kelak, sehingga waktupun menjadi sangat berharga.
Tuntutan mengabdi itu adalah beribadah kepada Allah SWT. Berarti, semua hal yang kita lakukan di dunia ini adalah ibadah. Karenanya ibadah bukan hanya diartikan bahwa kita harus shalat, puasa ataupun membaca kitab suci terus menerus sepanjang hari tanpa putus yang biasa juga disebut ritual, tapi juga seluruh kegiatan sosial dan kemasyarakatan harus diartikan pula sebagai ibadah.
Mengapa ini penting? .. karena Allah telah memerintahkan bahwa hidup manusia haruslah seimbang dunia dan akhirat. AllahSWT menciptakan siang dan malam, menyuruh manusia untuk menikah dan berketurunan, bersosialisasi dengan manusia lainnya tanpa memandang ras, suku dan agama. Bukankah segala perbuatan akan dinilai oleh Allah SWT bergantung pada niatnya? Semua tuntunan lengkap ini ada dalam Al-quran.
Tahun-tahun yang lalu, banyak hal telah dilampaui. Yang sangat menonjol adalah kasus-kasus kekerasan. Dan kasus kekerasan itu sendiri, banyak yang mengatasnamakan agama, yang dikategorikan dalam berbagai bentuk, antaranya penyesatan, kekerasan berbasis agama, regulasi bernuansa agama, konflik tempat ibadah, kebebasan berpikir dan berekspresi, hubungan antar umat beragama, fatwa keagamaan, isu2 moralitas serta pornografi.
Kita sebagai manusia hendaknya bisa menyelaraskan kehidupan duniawi dengan kebutuhan hidup akhiratnya, agar menjadi orang yang beruntung. Tak hanya di dunia, tetapi yang lebih penting lagi kelak di akhirat, tempat yang kekal abadi.
Semoga tahun ke depan menjadi lebih baik lagi ... KEBENARAN HARUS DI ATAS SEGALANYA, bukan dengan mencari-cari PEMBENARAN atas nama AGAMA.
Tuntutan mengabdi itu adalah beribadah kepada Allah SWT. Berarti, semua hal yang kita lakukan di dunia ini adalah ibadah. Karenanya ibadah bukan hanya diartikan bahwa kita harus shalat, puasa ataupun membaca kitab suci terus menerus sepanjang hari tanpa putus yang biasa juga disebut ritual, tapi juga seluruh kegiatan sosial dan kemasyarakatan harus diartikan pula sebagai ibadah.
Mengapa ini penting? .. karena Allah telah memerintahkan bahwa hidup manusia haruslah seimbang dunia dan akhirat. AllahSWT menciptakan siang dan malam, menyuruh manusia untuk menikah dan berketurunan, bersosialisasi dengan manusia lainnya tanpa memandang ras, suku dan agama. Bukankah segala perbuatan akan dinilai oleh Allah SWT bergantung pada niatnya? Semua tuntunan lengkap ini ada dalam Al-quran.
Tahun-tahun yang lalu, banyak hal telah dilampaui. Yang sangat menonjol adalah kasus-kasus kekerasan. Dan kasus kekerasan itu sendiri, banyak yang mengatasnamakan agama, yang dikategorikan dalam berbagai bentuk, antaranya penyesatan, kekerasan berbasis agama, regulasi bernuansa agama, konflik tempat ibadah, kebebasan berpikir dan berekspresi, hubungan antar umat beragama, fatwa keagamaan, isu2 moralitas serta pornografi.
Kita sebagai manusia hendaknya bisa menyelaraskan kehidupan duniawi dengan kebutuhan hidup akhiratnya, agar menjadi orang yang beruntung. Tak hanya di dunia, tetapi yang lebih penting lagi kelak di akhirat, tempat yang kekal abadi.
Semoga tahun ke depan menjadi lebih baik lagi ... KEBENARAN HARUS DI ATAS SEGALANYA, bukan dengan mencari-cari PEMBENARAN atas nama AGAMA.
Subscribe to:
Posts (Atom)

